Mengenal Tikus Atap: Penyebab, Bahaya, dan Cara Mengatasi Infestasi

Tikus atap (Rattus rattus) adalah salah satu spesies tikus yang sering ditemukan di sekitar rumah dan properti. Dengan tubuh yang lincah dan kemampuan untuk memanjat dengan sangat baik, tikus atap dapat merusak kabel listrik, makanan, dan bahkan mencemari air dengan kotoran mereka.

Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai hal tentang tikus atap, termasuk beda tikus atap dan tikus rumah, cara membedakan kotoran tikus atap, serta pengendalian tikus yang efektif untuk mengatasi masalah ini.

Apa Itu Tikus Atap? Pengertian, Ciri-ciri, dan Nama Ilmiah

Tikus atap adalah spesies hewan pengerat yang memiliki ciri-ciri fisik khas. Tikus atap memiliki tubuh yang langsing dengan ekor lebih panjang dibandingkan panjang tubuh dan kepala mereka.

Umumnya, tikus ini berwarna hitam atau abu-abu dengan perut yang lebih terang. Moncong mereka runcing, dan telinga mereka hampir tidak berbulu, berukuran besar. Panjang tubuh tikus atap bisa mencapai 180-230 mm, sementara panjang ekornya bisa lebih panjang dari tubuhnya, sekitar 180-240 mm.

Nama Ilmiah dan Klasifikasi

Tikus atap memiliki nama ilmiah Rattus rattus. Mereka termasuk dalam famili Muridae yang juga mencakup berbagai jenis tikus lain, seperti tikus rumah dan tikus got. Sebagai spesies yang banyak beradaptasi dengan lingkungan manusia, mereka tersebar luas di seluruh dunia, dari daerah tropis hingga subtropis.

Perbedaan Antara Tikus Atap dan Tikus Rumah

Salah satu cara untuk membedakan tikus atap dari tikus rumah (Mus musculus) adalah dengan melihat ukuran tubuhnya. Tikus rumah berukuran lebih kecil dibandingkan tikus atap.

Tikus rumah memiliki tubuh yang lebih bulat, sedangkan tikus atap memiliki tubuh yang lebih ramping dan ekor lebih panjang dari tubuhnya.

Kebiasaan Makan dan Habitat

Tikus atap dikenal sebagai pemanjat ulung dan sering ditemukan bersarang di tempat tinggi, seperti atap rumah, plafon, dan pohon. Sementara itu, tikus rumah lebih sering ditemukan di area rendah seperti lantai atau selokan.

Selain itu, tikus atap lebih suka makan buah-buahan dan sayur-sayuran, sedangkan tikus rumah lebih cenderung memakan biji-bijian atau sereal.

Reproduksi dan Populasi

Tikus atap memiliki tingkat reproduksi yang lebih rendah dibandingkan tikus rumah, dengan rata-rata kelahiran 4-5 kali per tahun, masing-masing melahirkan 6-8 ekor anak. Tikus rumah, di sisi lain, bisa berkembang biak hingga 6-10 kali per tahun dengan 5-6 ekor anak per kelahiran.

Mengapa Tikus Atap Bisa Menjadi Masalah di Rumah Anda?

Tikus atap merupakan pembawa berbagai penyakit berbahaya, seperti leptospirosis, yang dapat mengancam kesehatan keluarga atau penghuni rumah. Penyakit ini bisa ditularkan melalui kotoran dan urine mereka yang terkontaminasi pada makanan dan air.

Kerusakan yang Ditimbulkan Tikus Atap

Tikus atap sering merusak kabel listrik dengan menggigitnya, yang dapat menyebabkan kebakaran. Selain itu, mereka juga bisa merusak properti lain di rumah, seperti isolasi, dinding, dan barang-barang yang disimpan di loteng.

Cara Membedakan Kotoran Tikus Atap dengan Tikus Lainnya

Salah satu cara membedakan kotoran tikus atap dari kotoran tikus rumah atau kotoran tikus got adalah dengan melihat ukurannya. Kotoran tikus atap lebih panjang dan tipis, sekitar 12 mm, dengan ujung runcing, mirip seperti bentuk pisang kecil.

Kotoran tikus rumah biasanya lebih kecil dan berbentuk granular, sementara kotoran tikus got lebih tebal dan berwarna gelap.

Perbandingan dengan Kotoran Tikus Lain

Berikut adalah tabel yang menunjukkan perbandingan kotoran dari tikus atap, tikus rumah, dan tikus got:

Jenis TikusUkuran KotoranBentuk KotoranWarna
Tikus Atap12 mmRuncing, seperti pisangHitam kecoklatan
Tikus Rumah3-8 mmGranularHitam
Tikus Got15-20 mmRuncing, berbentuk berasCoklat gelap

Habitat dan Penyebaran Tikus Atap

Tikus atap lebih sering ditemukan di area yang lebih tinggi, seperti atap rumah, plafon, dan pohon. Mereka juga suka bersarang di tempat-tempat yang gelap dan tersembunyi, memberikan mereka perlindungan dari predator dan manusia. Di daerah yang lebih hangat, mereka juga bisa ditemukan di kebun atau hutan.

Penyebaran Tikus Atap Secara Geografis

Asalnya dari India dan Afrika Timur, tikus atap telah menyebar ke seluruh dunia, terutama di daerah tropis dan subtropis. Sebagai hewan pengerat yang beradaptasi dengan cepat, mereka mudah ditemukan di lingkungan manusia.

Cara Mengendalikan dan Membasmi Tikus Atap

Menghadapi masalah tikus atap bisa dimulai dengan pencegahan. Menangkap tikus dengan menggunakan perangkap tikus atau umpan yang sesuai bisa efektif. Beberapa langkah lain yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tikus di rumah adalah dengan menutup celah-celah di sekitar rumah dan memastikan makanan disimpan dengan aman.

Menggunakan Racumin untuk Mengendalikan Tikus Atap

Racumin 0,75 TP dan Racumin Waxblock adalah produk yang direkomendasikan untuk membasmi tikus atap. Produk ini efektif dalam menarik tikus dengan umpan yang lezat dan membunuh mereka secara cepat setelah konsumsi.

Peran Layanan Profesional dalam Pengendalian Tikus Atap

Jika infestasi sudah terlanjur parah, menghubungi layanan pengendalian tikus profesional adalah langkah yang bijak. Mereka dapat menggunakan metode yang lebih efektif dan aman untuk menangani masalah tikus di rumah atau bisnis.

Baca Juga: 5 Cara Mencegah Tikus Masuk Rumah agar Tikus Tidak Kembali Lagi

Tips Menghadapi Infestasi Tikus Atap di Rumah atau Bisnis

Langkah-Langkah Awal untuk Menghadapi Tikus Atap:

  1. Identifikasi jejak atau kotoran tikus atap di sekitar rumah.
  2. Periksa lokasi sarang potensial seperti atap, plafon, atau langit-langit.
  3. Gunakan perangkap tikus atau umpan tikus untuk menangkap dan mengendalikan mereka.
  4. Jika infestasi terus berlanjut, segera hubungi layanan pengendalian tikus profesional.

Baca Juga: Apa itu Infestasi Hama: Pengertian, Penyebab, dan Cara Mengatasi

Kapan Harus Menghubungi Layanan Pengendalian Hama Profesional?

Jika rumah atau bisnis Anda telah terinfestasi oleh tikus dalam jumlah besar, menggunakan jasa pest control profesional akan memberikan solusi yang lebih aman dan lebih cepat.

Baca Juga: Wajib Berantas Tikus! Ini Alasannya!

Kesimpulan

Tikus atap, dengan kebiasaan hidup yang sangat adaptif dan kemampuan memanjat yang luar biasa, memang menjadi ancaman serius bagi rumah dan bisnis. Menghindari atau menunda penanganan infestasi tikus dapat menyebabkan kerusakan yang lebih besar dan risiko kesehatan yang lebih tinggi.

Untuk itu, layanan pengendalian tikus yang terpercaya, seperti Safencare, hadir untuk membantu membasmi tikus dan menjaga properti Anda dari kerusakan lebih lanjut.

Safencare menawarkan solusi efektif dan profesional dalam pengendalian tikus atap, tikus rumah, dan berbagai jenis hama lainnya.

Jika Anda memiliki masalah tikus di rumah atau bisnis, jangan ragu untuk menghubungi Safencare untuk konsultasi gratis dan layanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Konsultasi gratis via WhatsApp untuk lebih lanjut.

FAQ Mengenal Tikus Atap: Penyebab, Bahaya, dan Cara Mengatasi Infestasi

FAQ SNC

anda infestasi tikus meliputi: kotoran di sudut ruangan, suara garukan di dinding atau plafon, serta bekas gigitan pada papan, lantai, atau kemasan makanan.

Safe & Care memberikan garansi layanan sesuai paket yang dipilih. Jika tikus kembali dalam masa garansi, kami akan melakukan penanganan ulang tanpa biaya tambahan.

Kami menggunakan kombinasi rodentisida, umpan dalam kotak pengaman, dan perangkap hidup, disesuaikan dengan kondisi infestasi di lokasi Anda.

Durasi proses tergantung tingkat infestasi, namun biasanya inspeksi dan penanganan awal dapat selesai dalam 1 hari kerja. Proses monitoring dan pencegahan lanjutan akan dijadwalkan sesuai kebutuhan.

Kami menggunakan bahan rodentisida yang aman dan terdaftar, serta umpan khusus yang ditempatkan dalam kotak pengaman untuk mencegah risiko terhadap anak-anak dan hewan peliharaan.

Survey Gratis

Kirim Permintaan Survey Lokasi

Survey Lokasi