Tikus adalah salah satu hama paling sering ditemukan di sekitar rumah dan tempat usaha. Keberadaan hewan ini sering kali mengganggu kenyamanan penghuninya, bahkan dapat berpotensi menimbulkan risiko kesehatan.
Meskipun tampak serupa, sebenarnya ada banyak jenis tikus dengan karakteristik dan kebiasaan yang berbeda-beda. Artikel ini akan membahas jenis tikus yang sering ditemui di Indonesia serta cara-cara efektif untuk membasmi tikus di properti Anda.
Baca Juga: Apa Itu Rodent Control dan Mengapa Penting untuk Mengendalikan Hama Tikus?
3 Jenis Tikus Utama yang Sering Ditemui di Indonesia
Di Indonesia, terdapat beberapa spesies tikus yang paling umum ditemukan di rumah maupun tempat usaha. Masing-masing memiliki ciri khas, kebiasaan, dan tingkat risiko yang berbeda. Berikut adalah tiga jenis yang paling sering ditemukan di Indonesia.
Tikus Atap (Rattus rattus)
Tikus atap, yang juga dikenal dengan “tikus hitam”, adalah spesies tikus yang sering ditemukan di daerah perkotaan dan pesisir. Tikus ini memiliki kebiasaan hidup di tempat-tempat tinggi, seperti atap rumah atau gudang.
Mereka dikenal sebagai pemanjat ulung dan memiliki kemampuan untuk merusak struktur bangunan, termasuk kabel listrik. Berikut ciri-ciri, kebiasaan serta bahaya yang dapat ditimbulkan dari tikus atap:
- Penampilan: Tikus atap memiliki ukuran tubuh sekitar 15–20 cm dengan ekor yang panjang, bahkan lebih panjang dari tubuhnya. Warna tubuhnya beragam, mulai dari abu-abu hingga hitam.
- Kebiasaan: Menghuni area tinggi seperti plafon, atap, atau loteng. Umumnya aktif pada malam hari untuk mencari makanan seperti sereal atau biji-bijian.
- Bahaya: Tikus atap dapat merusak kabel listrik yang bisa menyebabkan kebakaran. Selain itu, mereka juga merupakan pembawa penyakit leptospirosis dan salmonella, yang dapat menyebar melalui urine dan kotoran mereka.
Tikus Got (Rattus norvegicus)
Tikus got, atau yang dikenal dengan tikus Norwegia adalah jenis tikus besar yang sering dijumpai di saluran pembuangan, selokan, dan area lembap lainnya. Meskipun tikus ini lebih jarang terlihat dibandingkan dengan tikus atap, keberadaannya dapat menimbulkan kerusakan yang lebih serius. Berikut ciri-ciri, kebiasaan, dan bahaya yang dapat ditimbulkan dari tikus got:
- Penampilan: Tikus got memiliki tubuh yang lebih besar, sekitar 20–25 cm, dengan ekor yang lebih pendek dibandingkan dengan panjang tubuhnya. Warna tubuhnya biasanya cokelat keabu-abuan.
- Kebiasaan: Mencari tempat tinggal di saluran pembuangan, kanal, dan tempat sampah. Tikus ini memiliki kemampuan berenang dan menggali tanah dengan sangat baik.
- Bahaya: Tikus got menyebarkan berbagai penyakit zoonosis, seperti hantavirus dan leptospirosis. Selain itu, mereka dapat menggerogoti pipa saluran air dan merusak struktur bangunan.
Tikus Rumah (Mus musculus)
Tikus rumah adalah jenis tikus yang paling umum ditemukan di dalam rumah atau properti lainnya, terutama di area dapur, gudang, atau ruang penyimpanan makanan.
Tikus rumah lebih kecil dibandingkan dengan tikus got dan tikus atap, tetapi kemampuannya dalam berkembang biak sangat cepat sehingga perlu diwaspadai oleh banyak rumah tangga. Berikut ciri-ciri, kebiasaan, serta potensi bahaya yang ditimbulkan dari tikus rumah:
- Penampilan: Tikus rumah berukuran kecil, sekitar 6–10 cm dengan ekor yang panjang. Warna tubuhnya cokelat muda hingga abu-abu dengan moncong yang runcing dan telinga yang besar.
- Kebiasaan: Sering ditemukan di area dapur dan gudang yang memiliki banyak sumber makanan. Tikus rumah dikenal sebagai hewan omnivora, yang berarti mereka dapat memakan berbagai jenis makanan, mulai dari sereal hingga daging.
- Bahaya: Selain menjadi vektor penyakit seperti hantavirus, salmonella, dan leptospirosis, tikus rumah dapat merusak barang-barang berharga di rumah, terutama makanan dan barang elektronik. Mereka juga sering menggigit kabel listrik, yang dapat menyebabkan kerusakan besar pada properti.
Perbedaan Utama Tikus Atap, Tikus Got, dan Tikus Rumah
Meskipun ketiganya termasuk dalam kategori hewan pengerat dan dapat mengganggu kenyamanan rumah atau bisnis, tikus atap, tikus got, dan tikus rumah memiliki karakteristik yang berbeda. Untuk mempermudah pemahaman, berikut adalah tabel perbandingan ketiga jenis tikus ini:
| Jenis Tikus | Ukuran Tubuh | Lokasi | Kebiasaan | Bahaya |
| Tikus Atap | 15–20 cm | Atap rumah, loteng, gudang | Memanjat, nocturnal, mencari makanan di malam hari | Kebakaran akibat kabel listrik yang digigit, penyakit seperti leptospirosis |
| Tikus Got | 20–25 cm | Saluran pembuangan, selokan | Menggali tanah, berenang, tinggal di area lembap | Penyakit zoonosis, kerusakan pada pipa dan struktur bangunan |
| Tikus Rumah | 6–10 cm | Dapur, gudang, ruang penyimpanan | Menghuni ruang dalam rumah, berkembang biak cepat | Penyakit, kerusakan barang, sering menggigit kabel listrik |
Bahaya Tikus di Rumah dan Bisnis
Keberadaan hama tikus tidak hanya mengganggu kenyamanan rumah, tetapi juga dapat menimbulkan masalah kesehatan yang serius. Tikus dapat menyebarkan penyakit berbahaya bagi manusia dan hewan peliharaan, serta merusak properti.
- Kesehatan: Penyakit seperti leptospirosis, salmonella, dan hantavirus sering kali dibawa oleh tikus. Kontaminasi bisa terjadi melalui makanan yang terkontaminasi urine tikus atau kotoran mereka.
- Kerusakan properti: Tikus memiliki kebiasaan menggerogoti kabel listrik, pipa, serta struktur bangunan lainnya. Keberadaan mereka berpotensi memicu korsleting listrik dan kerusakan lain yang memerlukan biaya besar.
Cara Membasmi Tikus Rumah dan Bisnis secara Efektif
Untuk membasmi tikus secara efektif, perlu dilakukan pencegahan terlebih dahulu. Berikut adalah beberapa tips untuk menghindari serangan hama tikus di rumah dan properti Anda:
- Menutup celah dan lubang: Segera perbaiki semua celah atau lubang di dinding, pintu, dan jendela yang memungkinkan tikus masuk.
- Menggunakan perangkap tikus: Pasang perangkap tikus di area yang sering dilewati oleh tikus, seperti dekat makanan atau area yang lembap.
- Menjaga kebersihan rumah: Pastikan rumah tetap bersih dan bebas dari sisa makanan yang dapat menarik perhatian tikus.
Jika infestasi tikus sudah terlanjur terjadi, disarankan untuk menggunakan jasa tikus profesional dari perusahaan yang berpengalaman seperti Rentokil Indonesia.
Tanya Jawab Seputar Jenis Tikus dan Pembasmian
Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan seputar jenis tikus dan cara pembasmiannya:
1. Apa perbedaan antara tikus atap dan tikus got?
Tikus atap cenderung lebih lincah dan sering ditemukan di tempat tinggi seperti atap rumah, sedangkan tikus got lebih sering ditemukan di saluran pembuangan dan memiliki tubuh yang lebih besar.
2. Bagaimana cara membasmi tikus di rumah secara alami?
Anda dapat menggunakan perangkap tikus atau bahan alami seperti, minyak peppermint untuk mengusir tikus. Namun, jika infestasi parah, sebaiknya hubungi layanan pengendalian hama profesional.
Kesimpulan
Keberadaan hama tikus di rumah dan bisnis tidak bisa dianggap sepele. Tikus bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membawa ancaman kesehatan yang serius serta dapat merusak properti.
Untuk membasmi tikus rumah secara efektif dan aman, penting untuk menghubungi Jasa Pembasmi Tikus Profesional terpercaya dari Safencare.
Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam mengatasi infestasi tikus dan hama lainnya, Safencare menyediakan layanan anti-serangga untuk rumah dan bisnis Anda, dengan solusi yang ramah lingkungan dan efisien.
Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami di Safencare Pest Control untuk Konsultasi Gratis dan layanan pembasmian tikus yang terpercaya.

