Bukan Kecoa Albino: Ini Fakta Kecoa Putih dan Mengapa Kecoa Berwarna Putih di Rumah Anda

Kecoa putih adalah kecoa yang baru mengalami pergantian kulit atau molting. Warna putih tersebut bersifat sementara karena kerangka luar barunya masih lunak, belum mengeras, dan belum memiliki warna cokelat atau hitam seperti kecoa pada umumnya.

Jadi, istilah kecoa albino sebenarnya kurang tepat. Kecoa putih bukan spesies baru dan bukan kecoa yang mengalami albinisme. Setelah beberapa waktu, lapisan tubuhnya akan mengeras dan warnanya berubah menjadi lebih gelap.

Melihat satu kecoa putih juga dapat menjadi petunjuk bahwa terdapat tempat persembunyian aktif di sekitar lokasi. Kecoa cenderung berganti kulit di celah yang gelap dan terlindung karena tubuhnya sedang lebih lunak serta rentan.

Oklahoma State University menjelaskan bahwa kecoa akan menunjukkan warna putih segera setelah molting sampai kerangka luarnya mengeras. Phil Mulder, Professor and Department Head of Entomology and Plant Pathology, bersama Andrine Shufran, Associate Extension Specialist, menulis:

“Immediately after the molting process, the MHC will exhibit a white coloration.”

Keterangan tersebut terdapat dalam publikasi Madagascar Hissing Cockroaches: Information and Care. Walaupun membahas kecoa Madagaskar, proses perubahan warna setelah molting juga terjadi pada kecoa lainnya.

PertanyaanJawaban Ringkas
Kecoa putih adalah apa?Kecoa yang baru berganti kulit dan memiliki kerangka luar baru
Apakah kecoa putih merupakan albino?Bukan. Warnanya hanya sementara setelah molting
Apakah kecoa putih berbahaya?Risikonya sama dengan kecoa lain setelah mempertimbangkan jenis dan lingkungan hidupnya
Mengapa jarang terlihat?Kecoa biasanya molting di tempat persembunyian yang gelap
Apakah kecoa putih menandakan infestasi?Dapat menjadi petunjuk adanya aktivitas dan tempat persembunyian dekat lokasi
Apa yang harus dilakukan?Pasang perangkap, periksa celah, bersihkan sumber makanan, dan kurangi kelembapan

Mengapa Warna Kecoa Bisa Menjadi Putih?

Kecoa mempunyai kerangka luar atau eksoskeleton yang keras. Lapisan ini melindungi tubuh, tetapi tidak dapat ikut membesar ketika kecoa tumbuh.

Untuk tumbuh, kecoa perlu melepaskan lapisan lamanya melalui proses yang disebut molting atau ekdisis. Setelah lapisan lama terlepas, kecoa memiliki kerangka luar baru yang:

  • masih lunak;
  • terlihat putih atau pucat;
  • belum memiliki pigmentasi penuh;
  • lebih mudah terluka;
  • belum memberikan perlindungan maksimal.

Setelah terkena udara, lapisan tubuh baru secara bertahap mengeras dan berubah warna. Warna akhirnya bergantung pada jenis kecoa, misalnya cokelat muda, cokelat kemerahan, atau kehitaman.

Karena proses tersebut berlangsung relatif singkat dan biasanya terjadi di tempat tersembunyi, orang jarang melihat kecoa ketika masih berwarna putih.

Texas A&M AgriLife menjelaskan bahwa kecoa memiliki tiga tahap kehidupan, yaitu telur, nimfa, dan dewasa. Nimfa perlu mengalami beberapa kali molting sebelum menjadi kecoa dewasa. Pada kecoa Jerman, perkembangan nimfa menjadi dewasa dapat berlangsung sekitar 50–60 hari dalam suhu ruangan rata-rata.

Apakah Kecoa Putih Benar-Benar Kecoa Albino?

Kecoa putih bukan kecoa albino. Albinisme merupakan kondisi genetik yang menyebabkan berkurang atau tidak adanya pigmen secara permanen.

Pada kecoa putih, perubahan warnanya hanya terjadi untuk sementara setelah pergantian kulit. Setelah eksoskeleton mengeras, warnanya akan kembali seperti karakteristik spesiesnya.

Perbedaannya dapat dilihat pada tabel berikut.

Kecoa Putih Setelah MoltingHewan dengan Albinisme
Warnanya bersifat sementaraWarna pucat bersifat permanen
Terjadi setelah pergantian kulitDisebabkan faktor genetik
Warna tubuh akan kembali gelapPigmentasi tetap sangat rendah
Dapat terjadi pada berbagai jenis kecoaTerjadi pada individu dengan kondisi tertentu
Merupakan bagian normal pertumbuhanBukan tahap pertumbuhan normal

Istilah “kecoa albino” masih sering digunakan karena penampilan kecoa sangat pucat dan berbeda dari kecoa yang biasa terlihat. Namun, istilah yang lebih akurat adalah kecoa yang baru molting.

Kecoa Putih Apakah Berbahaya?

Kecoa putih tidak otomatis lebih berbahaya daripada kecoa berwarna cokelat. Warna tubuhnya tidak menentukan tingkat bahaya.

Risikonya tetap berkaitan dengan jenis kecoa, jumlah populasi, lokasi aktivitas, dan sumber yang dilalui. Setelah eksoskeleton mengeras, kecoa tersebut akan kembali beraktivitas seperti kecoa lainnya.

Kecoa dapat bergerak melalui:

  • saluran air;
  • tempat sampah;
  • kamar mandi;
  • area limbah;
  • dapur;
  • penyimpanan makanan;
  • celah bangunan;
  • bagian bawah peralatan.

Penn State Extension menjelaskan bahwa organisme penyebab penyakit dapat ditemukan pada tubuh kecoa dan berpindah ke makanan atau peralatan saat kecoa mencari makan. Kotoran serta kulit bekas pergantian tubuh kecoa juga mengandung alergen yang dapat memicu ruam, mata berair, gangguan hidung, bersin, atau asma pada sebagian orang.

US EPA juga memasukkan kecoa, kotoran, dan bagian tubuhnya sebagai kontaminan biologis di dalam ruangan. Paparan terhadap material tersebut dapat menjadi masalah terutama bagi orang yang sensitif terhadap alergen kecoa.

Karena itu, kecoa putih tidak boleh dipegang dengan tangan kosong atau dibiarkan berada di dekat:

  • bahan makanan;
  • alat masak;
  • tempat tidur;
  • kamar anak;
  • peralatan makan;
  • fasilitas kesehatan.

Apakah Melihat Kecoa Putih Berarti Ada Sarang?

Melihat kecoa putih tidak selalu membuktikan adanya sarang besar. Namun, temuan tersebut menunjukkan bahwa kecoa baru saja berganti kulit di dekat lokasi.

Ketika molting, kecoa berada dalam kondisi lebih rentan sehingga cenderung memilih tempat yang:

  • gelap;
  • sempit;
  • hangat;
  • lembap;
  • dekat makanan;
  • jarang terganggu.

Tempat yang perlu diperiksa meliputi:

  • bawah wastafel;
  • belakang kulkas;
  • mesin kopi;
  • sambungan kabinet;
  • engsel;
  • celah dinding;
  • jalur pipa;
  • bawah tempat tidur;
  • lemari;
  • plafon;
  • floor drain;
  • tumpukan kardus.

Texas A&M AgriLife menyebut kecoa Jerman menghabiskan sekitar 75% hidupnya di celah sempit. Kecoa biasanya bersembunyi pada siang hari dan keluar pada malam hari untuk mencari makanan serta air.

Jika kecoa putih ditemukan bersama kecoa kecil lain, kapsul telur, kotoran menyerupai bubuk lada, atau kulit bekas molting, kemungkinan aktivitas di sekitar lokasi cukup tinggi.

Apa Perbedaan Kecoa Putih dan Nimfa Kecoa?

Nimfa adalah kecoa muda yang baru menetas dari telur dan belum mencapai tahap dewasa. Nimfa biasanya berukuran lebih kecil dan belum memiliki sayap sempurna.

Kecoa putih dapat berupa nimfa maupun kecoa yang lebih besar, selama individu tersebut baru saja mengalami molting.

Ciri kecoa yang baru molting:

  • warna putih, krem, atau transparan;
  • tubuh tampak lebih lunak;
  • bergerak lebih lambat;
  • sering berada dekat celah;
  • warna mulai berubah setelah beberapa waktu.

Ciri kulit bekas molting:

  • tampak transparan;
  • sangat ringan;
  • berbentuk menyerupai tubuh kecoa;
  • kosong di bagian dalam;
  • sering ditemukan di celah atau bawah peralatan.

Jangan salah mengira kulit bekas kecoa sebagai kecoa putih yang sudah mati. Kulit kosong merupakan tanda bahwa kecoa sedang berkembang dan dapat menunjukkan adanya populasi aktif.

Mengapa Kecoa Putih Jarang Terlihat?

Kecoa putih jarang terlihat karena fase pucat berlangsung relatif singkat. Selain itu, kecoa memilih bersembunyi selama kerangka luarnya belum mengeras.

Mereka menghindari area terbuka karena lebih rentan terhadap:

  • kehilangan air;
  • benturan;
  • serangan predator;
  • tekanan dari kecoa lain;
  • perubahan suhu;
  • gangguan manusia.

Jika kecoa putih terlihat berjalan di area terbuka, beberapa kemungkinan yang perlu diperiksa adalah:

  • tempat persembunyian terganggu;
  • populasi terlalu padat;
  • kecoa berpindah mencari lokasi lain;
  • celah terlalu dekat dengan area terbuka;
  • treatment sebelumnya mendorong kecoa keluar;
  • aktivitas infestasi sudah cukup tinggi.

Kecoa yang terlihat pada siang hari juga dapat menandakan populasi yang padat, meskipun waktu kemunculan saja tidak cukup untuk menentukan tingkat infestasi. Texas A&M AgriLife mencatat bahwa kecoa yang terlihat pada siang hari sering menunjukkan jumlah kecoa di sekitar lokasi cukup banyak.

Apa yang Harus Dilakukan Saat Menemukan Kecoa Putih?

Jangan hanya membunuh kecoa yang terlihat. Gunakan temuan tersebut untuk mencari lokasi aktivitasnya.

Lakukan langkah berikut:

  1. Dokumentasikan lokasi kecoa ditemukan.
  2. Periksa celah, kabinet, dan area lembap di sekitarnya.
  3. Cari kapsul telur, kotoran, serta kulit bekas molting.
  4. Pasang sticky trap sepanjang dinding.
  5. Bersihkan remah serta residu makanan.
  6. Perbaiki kebocoran.
  7. Kurangi kardus dan barang menumpuk.
  8. Tutup celah setelah aktivitas dipetakan.
  9. Gunakan umpan sesuai label jika diperlukan.
  10. Pantau hasil tangkapan secara berkala.

Sticky trap sebaiknya ditempatkan:

  • belakang kulkas;
  • bawah wastafel;
  • dekat tempat sampah;
  • bawah kabinet;
  • dekat kamar mandi;
  • pada jalur pipa;
  • di sudut ruangan.

Texas A&M AgriLife menjelaskan bahwa sticky card berguna untuk monitoring dan membantu menentukan lokasi kecoa masuk, bergerak, atau bersembunyi.

Hindari menyemprotkan aerosol secara berlebihan. Semprotan mungkin membunuh kecoa yang terkena langsung, tetapi belum tentu menjangkau kecoa dan kapsul telur di dalam celah.

Bagaimana Membasmi Kecoa Putih dan Populasinya?

Tidak diperlukan produk khusus untuk kecoa putih. Penanganannya mengikuti jenis kecoa serta kondisi infestasi.

Metode yang dapat digunakan meliputi:

Sanitasi

  • Simpan makanan dalam wadah tertutup.
  • Bersihkan minyak dan remah.
  • Buang sampah setiap hari.
  • Jangan meninggalkan makanan hewan.
  • Bersihkan bagian bawah mesin dan furnitur.

Pengendalian Kelembapan

  • Perbaiki pipa bocor.
  • Keringkan wastafel.
  • Bersihkan baki dispenser.
  • Periksa saluran dan floor drain.
  • Jangan meninggalkan kain basah.

Penutupan Celah

  • Tutup retakan dinding.
  • Perbaiki jalur pipa.
  • Gunakan door sweep.
  • Tutup celah kabinet.
  • Kurangi jalur dari unit lain.

Umpan Kecoa

Umpan gel atau bait station dapat ditempatkan dekat lokasi persembunyian. Jangan menyemprot insektisida di sekitar umpan karena dapat membuat kecoa menghindari area tersebut.

Texas A&M AgriLife menyebut umpan sebagai salah satu bentuk insektisida yang efektif untuk kecoa di rumah, terutama ketika sumber makanan alternatif sudah dikurangi.

Untuk memahami spesies yang mungkin ditemukan, baca juga artikel jenis kecoa di Indonesia dan cara mencegah kecoa masuk kamar.

Kapan Perlu Menggunakan Jasa Pembasmi Kecoa?

Pertimbangkan bantuan profesional apabila:

  • kecoa putih atau nimfa muncul berulang;
  • ditemukan banyak kapsul telur;
  • kecoa terlihat di beberapa ruangan;
  • sticky trap cepat penuh;
  • kecoa keluar dari stopkontak atau plafon;
  • aktivitas tetap tinggi setelah sanitasi;
  • infestasi terjadi di restoran atau area makanan;
  • penghuni memiliki alergi atau asma;
  • penggunaan produk mandiri tidak memberikan hasil.

Safe & Care menyediakan jasa pembasmi kecoa untuk membantu mengidentifikasi jenis kecoa, memetakan lokasi persembunyian, memasang monitoring, dan menentukan treatment berdasarkan kondisi properti.

Baca juga panduan cara membasmi kecoa dan mencegahnya kembali.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kecoa Putih Adalah Kecoa Apa?

Kecoa putih adalah kecoa biasa yang baru saja berganti kulit. Kerangka luar barunya masih lunak dan belum berubah menjadi cokelat atau hitam.

Apakah Kecoa Putih Merupakan Albino?

Tidak. Warna putih hanya bersifat sementara setelah molting. Karena itu, istilah kecoa albino tidak tepat secara biologis.

Kecoa Putih Apakah Berbahaya?

Risikonya sama dengan kecoa lain. Kecoa dapat membawa material dari lingkungan kotor serta menghasilkan kotoran dan alergen.

Apakah Kecoa Putih Menandakan Ada Banyak Kecoa?

Tidak selalu, tetapi dapat menandakan adanya tempat persembunyian aktif di sekitar lokasi karena kecoa biasanya molting di dalam celah.

Berapa Lama Kecoa Berwarna Putih?

Waktunya berbeda menurut spesies dan kondisi lingkungan. Warna akan berubah setelah eksoskeleton mengeras dan pigmentasinya berkembang.

Apakah Kecoa Putih Harus Dibasmi dengan Produk Khusus?

Tidak. Pengendaliannya menggunakan metode yang sama seperti kecoa lain, yaitu sanitasi, pengurangan kelembapan, perangkap, umpan, penutupan celah, dan monitoring.

FAQ Bukan Kecoa Albino: Ini Fakta Kecoa Putih dan Mengapa Kecoa Berwarna Putih di Rumah Anda

FAQ SNC

Tanda-tanda infestasi meliputi kehadiran serangga di area gelap dan lembap, bau tidak sedap atau jejak kotoran serangga, serta kerusakan pada makanan atau peralatan dapur.

Kami memberikan garansi layanan sesuai paket yang dipilih. Jika serangga kembali dalam masa garansi, kami akan melakukan penanganan ulang tanpa biaya tambahan.

Kami menggunakan insektisida berkualitas tinggi dan teknik aplikasi yang tepat untuk memberantas serangga merayap, berdasarkan hasil inspeksi menyeluruh di lokasi.

Proses inspeksi dan penanganan awal biasanya selesai dalam 1 hari kerja. Untuk infestasi berat, monitoring dan penanganan lanjutan akan dijadwalkan sesuai kebutuhan.

Kami menggunakan insektisida berkualitas tinggi yang aman dan terdaftar, dengan aplikasi yang memperhatikan keamanan penghuni dan hewan peliharaan.

Survey Gratis

Kirim Permintaan Survey Lokasi

Survey Lokasi